4 Tujuan Wisata Batik Di Kota Solo

Solo merupakan sebuah kota yang terkenal dengan kerajinan batik yang mereka miliki. Seni batik yang dibuat di daerah ini telah memiliki usia sangat lama dan telah ada sejak zaman kerajaan berkuasa di wilayah ini.
Patung Slamet Riyadi (sidomi.com)

Nah, buat anda yang berkunjung ke kota Solo maka anda wajib untuk belanja batik baik untuk koleksi pribadi maupun untuk buah tangan bagi keluarga. Selain belanja batik, di kota Solo ini kita juga dapat melakukan wisata batik yang dapat memberikan kita tambahan informasi mengenai seni budaya batik kebanggaan masyarakat Indonesia ini.

Berikut ini adalah beberapa pilihan tempat yang dapat anda kunjungi untuk wisata batik di kota Solo.

1.      Pasar Klewer.

kios sementara (beritajateng.net)
Pasar ini merupakan pasar tradisional yang lokasi berada di pusat kota Solo. Pasar ini sangat terkenal sebagai pusat nya jual beli batik di kota Solo. 

Pasar ini memiliki koleksi batik yang dapat dibilang sangat lengkap dan selain itu di pasar Klewer juga tersedia berbagai produk tekstil lainnya. 

Pasar Klewer ini pernah terbakar beberapa tahun yang lalu di beberapa bagian sehingga para penjual yang kios nya terbakar pada masa itu harus berjualan di tempat sementara yang disediakan oleh pemerintah daerah. 

Lokasi pasar sementara ini terletak sangat dekat dengan pasar Klewer yang asli. Dapat dibilang suasana pasar sementara ini lebih nyaman dari Pasar Klewer yang dahulu. Suasana nya nyaman, terbuka dan juga telah di tata dengan sangat rapi.

Bagi orang yang ingin melakukan bisnis jual beli baju batik maka pasar ini sangat tepat untuk dikunjungi. Pasar ini menyediakan berbagai model baju batik dan juga kain batik dengan harga yang relatif sangat murah.

Dengan koleksi batik yang lengkap mulai dari batik tulis, cap dan juga printing yang berasal dari berbagai wilayah di Jawa Tengah pasar ini menjadi tempat yang tepat untuk kita belanja.

2.       Kampung Batik Laweyan

sumber 1001malam.com
Laweyan merupakan sebuah kampung batik yang paling tua yang ada di Indonesia. Wilayah ini telah menjadi ikon bagi wisata batik di kota Solo. Kampung batik Laweyan ini telah ada sejak tahun 1546 yaitu pada masa pemerintahan kerajaan Pahang yang dipimpin oleh Sultah Hadiwijaya atau lebih dikenal sebagai Joko Tingkir. 

Pada masa sebelum kemerdekaan Indonesia, Kampung Batik ini juga memiliki peran yang penting dalam masa pergerakan nasional. Di kampung batik Laweyan ini Serikat Dagang Islam berhasil berdiri pada tahun 1911. 

Para pedagang batik di Laweyan ini juga dikenal sebagai perintis dalam gerakan koperasi. Pada masa itu “Persatoean Peroesahaan Batik Boemi Putera Surakarta” berhasil dibuat di Kampung Batik Laweyan pada tahun 1935.

Hingga saat ini kampung batik Laweyan masih terus ada dan memiliki puluhan pedagang batik mulai dari skala kecil hingga menengah. Sejarah mengenai kampung Laweyan dan juga perdagangan batik nya yang berada dalam lingkungan bangunan kuno yang unik membuat lokasi ini wajib dikunjungi ketika kita berada di kota Solo.

 3.       Kampung Batik Kauman

sumber : gpswisataindonesia.blogspot.co.id
Kampung batik yang terletak dekat dengan Keraton Kasunanan Surakarta ini juga merupakan sebuah lokasi wisata batik. Dalam perkampungan ini banyak yang penduduknya merupakan pengusaha batik. 

Produksi batik yang mereka buat ini juga mereka jual sendiri di dalam berbagai showroom yang terletak di dalam Kampung Batik Kauman, baik secara eceran maupun secara grosiran. 

Batik yang dibuat di kampung Batik Kauman ini memiliki ciri khusus yang menggunakan warna yang cenderung lebih gelap seperti warna coklat yang agak hitam. Motif yang mereka kembangkan di kampung batik ini lebih banyak menggunakan motif batik yang modern.

Batik yang di produksi di dalam kampung batik Kauman ini berbeda dengan pasar Klewer yang menyediakan berbagai macam batik dari berbagai wilayah Jawa. Batik yang ditawarkan di kampung batik Kauman ini pada umumnya merupakan batik yang pola dan pakem dari motif nya berasal dari seni batik Keraton Surakarta. 


Batik yang dibuat di Kampung ini dibuat dengan tiga cara yaitu batik cap, batik tulis dan kain batik yang pembuatan nya perpaduan antara teknik batik cap dan batik tulis.

Saat ini di kampung batik Kauman ini diperkirakan ada sekitar 30 orang pengrajin batik. Jika kita memasuki kampung batik ini maka para pengunjung dapat juga melihat proses pembuatan batik secara langsung. Suasana kampung batik ini sangat kental dengan budaya jawa yang terlihat dari bangunan kuno yang banyak kita temui di daerah ini yang membuat jalan-jalan di daerah ini menjadi sangat nyaman.

4.       House Of Danar Hadi

sumber : klikhotel.com
Lokasi ini merupakan sebuah kompleks wisata budaya yang dibuat oleh perusahaan batik asal Solo yang telah sangat terkenal namanya yaitu PT. Batik Danar Hadi pada tahun 2008. 

Lokasi ini juga menjual berbagai macam produk batik, terdapat juga museum batik yang disebut memiliki koleksi kain batik hingga 10.000 lembar. House Of Danar Hadi merupakan sebuah museum yang berlokasi di Jalan Brigjen Slamet Riyadi Solo. 

Museum ini merupakan salah satu tempat wisata yang menarik dan wajib dikunjungi jika kita berada di Solo. Dalam museum ini kita juga dapat menjumpai batik yang dibuat oleh orang Belanda pada masa penjajahan dahulu. Batik yang mereka buat banyak dipengaruhi oleh gaya eropa. 

Berada di museum ini kita akan mendapatkan berbagai macam info mengenai seni batik dan juga berbagai macam budaya yang memiliki hubungan dengannya. Hal ini lah yang membuat museum ini pantas untuk dikunjungi oleh keluarga sehingga dapat memperkenalkan seni dan budaya batik kepada anak-anak.

Demikianlah 4 tempat wisata batik yang dapat dan wajib dikunjungi jika berada di kota Solo. Semoga referensi tempat wisata batik di Solo ini dapat membantu anda dalam memilih tempat yang akan dikunjungi ketika berada di kota Solo.
Semoga bermanfaat.



EmoticonEmoticon